Pentingnya Pertumbuhan Iman

Matius 8:13, 9:29

Yesus berkata : ”Jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya”. ”Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Dari dua ayat ini kita melihat bahwa daya dan kuasa iman tidak terbatas. Tetapi prakteknya dalam hidup orang Kristen masih terbatas. Kenapa bisa demikan? Karena iman kita juga masih terbatas. Karena itu kita perlu iman yang terus berkembang dan bertumbuh. Kalau iman besar maka hasilnya juga besar.

Matius 15:21-28. Di daerah Tirus Sidon (sekarang daerah Libanon) ada seorang perempuan Kanaan yang anaknya kerasukan setan. Kita pasti tahu bagaimana sengsaranya dan besarnya beban ibu ini mengasuh anaknya. Sehingga ketika ia dengar tentang Yesus yang sanggup menyembuhkan anaknya, ia langsung menemui dan memohon kepada Yesus. Namun Yesus tidak menghiraukan perempuan itu.

Bahkan murid-murid Yesus meminta supaya perempuan ini diusir. Yesus juga berkata : "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Walau diacuhkan dan ditolak Yesus karena bukan orang Yahudi namun perempuan itu makin mendekat. Kemudian Yesus berkata "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Perempuan itu dianggap seperti seekor anjing. Anjing bagi orang Yahudi adalah binatang haram. Jadi sebuah penghinaan besar kalau disebut anjing. Tetapi jawab perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.", Perempuan ini sangat yakin bahwa Tuhan Yesus berkuasa untuk menyembuhkan anaknya. Berulangkali Yesus mengujinya tetapi tidak mau kalah dalam ujian. Yesus takjub mendengar jawaban ibu itu lantas berkata : “"Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Kalau kita mempunyai iman besar maka akan terjadi sesuai dengan keinginan kita. Banyak anak Tuhan mempunyai keinginan yang banyak, membuat program-program luar biasa tetapi imannya kecil. Petrus hampir tenggelam karena imannya kecil. Matius 14:24-32. Waktu itu murid-murid lebih dulu naik perahu dan Yesus naik ke bukit untuk berdoa. Di tengah danau Galilea perahu murid-murid diombang-ambingkan oleh angin sakal membuat mereka semua ketakutan. Waktu itulah Yesus muncul berjalan di atas air sebab Yesus Mahakuasa. Tidak ada hukum alam yang membatasi kuasa Yesus. Murid-murid mengira itu hantu, tetapi Yesus berkata : "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Petrus berteriak : "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." Yesus mempersilahkannya untuk datang kepadaNya. Beberapa saat Petrus bisa berjalan di atas air, tetapi ketika ia merasakan tiupan angin, ia mulai tenggelam dan hampir tenggelam. Kemudian Yesus menolongnya. Lalu Yesus berkata : ”Hai orang yang kurang percaya (little faith) mengapa engkau bimbang.” Hal ini sekarang yang menjadi masalah banyak orang Kristen. Percaya kepada Firman Tuhan, percaya kepada Tuhan Yesus tetapi imannya kecil. Kalau iman kita besar maka seluruh keinginan kita akan tercapai. Namun kalau kita hanya mempunyai iman kecil seperti Petrus, hasilnya akan kecil dan bisa tenggelam.

Oleh karena itu iman kita harus ditingkatkan levelnya, harus bertumbuh. Gereja Tuhan yang kuat berdiri di akhir zaman ini haruslah gereja yang bertumbuh imannya. Kalau iman kita bertumbuh maka kita akan menghasikan perkara-perkara yang tidak pernah kita lihat sebelumnya.

1. Iman --> sebagai pemberian untuk keselamatan. Efesus 2:8. Setiap orang percaya sudah mempunyai iman karena itu kita disebut orang-orang beriman. Waktu kita mulai bertobat, lahir baru Tuhan sudah memberikan iman. Masing-masing kita diberikan satu takaran iman. Tetapi iman itu musti kita minta supaya bertumbuh.

2. Iman dari Firman Tuhan. Roma 10:17. Iman itu timbul dari pendengaran dan mendengar Firman Tuhan. Kita musti peka kepada Firman Tuhan. Semakin banyak kita mendengar Firman, menerima Firman, iman kita semakin bertambah.

3. Iman dari berdoa dalam Roh Kudus. Yudas 1:20. Kita mungkin mau berkat besar, tetapi berdoa malas. Apalagi berdoa dalam roh. Ini harus dilakukan oleh orang yang sudah penuh dengan Roh Kudus. Berdoa dalam bahasa Roh menambah iman kita. Saya selalu menganjurkan bukan hanya berdoa tetapi menyembah juga dalam bahasa roh.

4. Iman karena impartasi. 2 Timotius 1:5. Timotius, seorang hamba Tuhan, anak rohani dari rasul Paulus, mempunyai iman yang kudus dan kuat. Iman itu ia terima dari ibunya Eunike, dan iman ibunya datang dari neneknya Lois. Berarti iman bisa diimpartasi dari orang ke orang. Oleh sebab itu para orang tua, kakek-nenek, opa-oma, harus bisa mengimpartasi iman kepada anak-anaknya bahkan kepada cucunya. Jangan pernah mengimpartasikan ha-hal yang buruk kepada anak-anak kita. Musa mengimpartasikan urapannya kepada Yosua. Elia mengimpartasikan kuasanya kepada Elisa. Kita juga bisa mendapat impartasi melalui penumpangan tangan. Baca 2 Timotius 1:6. Jangan anggap enteng penumpangan tangan oleh hamba-hamba Tuhan yang diurapi. Penumpangan tangan bisa mengimpartasikan karunia-karunia Tuhan. Sebab itu kita hargai impartasi dari orang tua, kakek-nenek dan dari para hamba Tuhan.

5. Iman karena Doa dan Puasa. Matius 17:19-21. Di zaman yang serba canggih ini, Iblis juga canggih dan licik. Karena Iblis makin lihai maka Tuhan Yesus berkata : ”Jenis ini tidak bisa diusir selain doa dan puasa. Kita musti berdoa + puasa. Kalau saudara punya persoalan belajarlah dengan berdoa + puasa. Juga kalau anda ingin mempunyai iman yang besar anda perlu berdoa dan berpuasa.

6. Iman bertumbuh karena percobaan, tantangan dan peperangan rohani. I Samuel 17:34-37. Semua pahlawan Israel ciut nyalinya melihat raksasa Goliat yang menantang barisan Israel. Tetapi Daud berbeda, ia mengajukan diri kepada Saul untuk melawan Goliat. Daud berkata bahwa ia sudah pernah mengalahkan singa dan beruang yang berusaha menerkam domba milik ayahnya. Daud berkata, kalau Tuhan melepaskan aku dari cakaran singa dan beruang maka Goliat itu juga akan saya lenyapkan. Saudara mau mengalahkan musuh-musuh yang besar, anda harus bisa terlebih dahulu mengalahkan musuh-musuh yang kecil. Melalui tantangan demi tantangan iman bertumbuh, makin besar, makin besar. Kita akan menang dan sukses, bahkan lebih dari pemenang!Iman bertumbuh, sukses dan berkat juga bertumbuh!

Zaman ini kita perlu berkat-berkat Tuhan yang luar biasa dan iman kita juga harus luar biasa. Saya berdoa dan beriman bahwa jemaat GPdI Maranatha menjadi jemaat yang bertumbuh imannya, dari kecil makin besar, dari terbatas menjadi berkembang. Karena itu praktekkanlah Firman ini Tuhan ini. Saya yakin akan ada perubahan besar dalam hidup anda. Tuhan Yesus memberkati!

(Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 6 Juli 2008 - Ibadah Raya ke-2)

Arsip

Pengguna baru

  • CharlesNem
  • noracx18
  • KennethAdhet
  • maryannyw60
  • RobertHip

Login Form