• Tema Sinodal GPIB 2017-2018

    "Mengkaryakan Pelayanan dan Kesaksian dengan Mewujudkan Kebebasan, Keadilan, Kebenaran dan Kesejahteraan bagi Sesama dan Alam Semesta" (Lukas 4:19).

    Tema Lima Tahunan III 2016-2021

    "Mengembangkan Sumber Daya Gereja untuk Meningkatkan Pelayanan dan Kesaksian yang Mendatangkan Damai Sejahtera di Tengah dan Bersama Masyarakat" (Lukas 1:79).

    Tema Jangka Panjang 2006-2026

    Yesus Kristus Sumber Damai Sejahtera (Yohanes 14:27)

  • GPIB yang bertumbuh dan berkembang

    Keputusan Sidang Sinode Am ke tiga GPI (1948) mengenai pembentukan gereja yang keempat di wilayah GPI yang tidak terjangkau oleh GMIM, GPM dan GMIT, diproses dalam jangka waktu yang singkat, yaitu 3 bulan lamanya, dan pada tanggal 31 Oktober 1948 terwujudlah GPIB. Jumlah warga sekitar 10% dari jumlah anggota GPI tahun 1937 (720.000 warga GPI), sekalipun Pdt. B.A.Supit dalam kotbah ibadah peresmian GPIB tanggal 31 Oktober 1948 menyebutkan bahwa warga GPIB berjumlah 200.000 orang Tahun 1970 diperkirakan oleh Persidangan Sinode X, warga GPIB 250.000 orang, tetapi tahun 1990 berdasarkan hasil sensus yang dilaporkan ke Persidangan Sinode XV, warga Jemaat tercatat 196.921 orang.

    Sumber
  • Sekilas Sejarah GPIB MARGAMULYA

    Sejak 24 Januari 1857, kebaktian-kebaktian gereja tidak lagi diselenggarakan di gedung sekolah akan tetapi diselenggarakan di Balai Karesidenan. Pada waktu itu jemaat telah memiliki Pendeta yaitu Ds. Begemen sebagai Pendeta pertama yang didatangkan ke Jogjakarta. Pada saat itu pembangunan gedung gereja telah dimulai dan ditangani serius. rapat Majelis Gereja tanggal 13 Oktober 1857 menyatakan bahwa pembangunan Gereja telah selesai, pemakaiannya akan dimulai dengan suatu upacara pada tanggal 15 Oktober 1857.

    Baca Sejarah Selengkapnya
  • Doa Subuh

    Dilaksanakan setiap hari Sabtu pkl. 05.00 – 06.00 pagi. Bagi warga jemaat yang berkerinduan untuk menyampaikan pokok-pokok doa dapat menyampaikan melalui sms kepada Tim Doa: Bapak Erenst Pehelerang. Tuhan memberkati.

Renungan Mingguan

Jadwal Bacaan SBU 17-24 Desember 2017

16-12-2017 Hits:10 Renungan Mingguan Nathan

H a r i Sabda Bina Umat Tanggal Bacaan Pagi Bacaan Malam Minggu 17 Desember 2017 Yesaya 11 : 1 – 5 Yesaya 11 : 6 – 10 Senin 18 Desember 2017 Yesaya 11 : 11 – 24...

Read more

Renungan Minggu 17 Desember 2017

16-12-2017 Hits:5 Renungan Mingguan Nathan

Allah Hakim yang Adil Yesaya 11: 1 – 5          Seorang Novelis Rusia dan peraih Nobel Sastra 1970 (Alexander Solzhenitsyn) mengatakan, “Keadilan adalah soal hati nurani untuk semua umat manusia. Siapa...

Read more

Berita Terbaru

  • 1
  • 2
  • 3
Prev Next

Berita Kelahiran 15 Desember 2017

16-12-2017 Hits:6 Inforkom

Berkat pertolongan Tuhan telah lahir dengan selamat seorang anak (Anak kedua laki-laki) dari pasangan: Bp. James Embongbulan dan Ibu Rindi...

Persiapan Presbiter 23 Desember 2017

16-12-2017 Hits:3 PPSDI-PPK

. Dilaksanakan pada : Hari, tanggal         :   Sabtu, 23 Desember 2017 Waktu                       :   Pkl. 15.30 Tempat di               :   Konsistori...

HUT Kelahiran 17-23 Desember 2017

16-12-2017 Hits:6 Inforkom

Tgl N a m a Sektor 17 Christian Chandra Antono Ny. Natalia Christine Marantika Ny. Suparmi Mena Aristo Wattimena Deiby Sofia Wilhelmina Paath Sarfat Efatha Sda Maranatha Lahairoy 18 Matius Dicky Marantika Bp. Kenneth Peacock Fetty Christien...

HUT Perkawinan 17-23 Desember 2017

16-12-2017 Hits:6 Inforkom

Tgl Nama Pasangan Sektor 17 Bp. Sulistyo Hartanto dan Ibu Enna Septikawati Tarigan Koinonia Bp. Dr. Danny Wiguna dan Ibu Sherly Dewi Putri Lumempouw Efatha 19 Bp. Etryanto Damanik...

Ibadah Syukur 19, 24 dan 25 Desember 201…

16-12-2017 Hits:5 Ibadah Rumah Tangga

Ibadah Syukur Keluarga, SELASA, 19 Desember 2017 bertempat di : Wil Jam Tempat dan Alamat Pelayan Firman Pelayan Liturgi I 18.30 Kelg. Ibu dr. Endar d/a Gereja Marga Mulya Pdt....

Jadwal Ibadah Minggu 17 Desember 2017

16-12-2017 Hits:13 Ibadah Minggu dan Hari Besar Gerejawi

Tugas 07.00 09.00 18.00 PF Pdt. Zakarias M. Tuarissa Pdt. Y.E.F Talise Pdt. Jhon C. Simon P1 Pnt. Ny. Ester A. Suyono Pnt. M. Budi Supangat Pnt. Henry Sitepu P2 Pnt....

Jadwal Kegiatan Ibadah Natal 2017 dan Ta…

16-12-2017 Hits:20 Ibadah Minggu dan Hari Besar Gerejawi

Jadwal Kegiatan Ibadah Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 Hari, tanggal Kegiatan Ibadah Waktu Tempat Minggu 24 Desember 2017 Ibadah Minggu Sda Malam Natal Ibadah Minggu Malam Natal Ibadah Minggu Malam Natal  07.00 ...

Christmas Caroling 18 dan 19 Desember 20…

09-12-2017 Hits:13 Pelayanan Anak

Kegiatan perkunjungan anak layan PA kepada orangtua usia lanjut dalam rangka Natal dilaksanakan pada tanggal 18 dan 19 Desember 2017...

Kegiatan Panitia Natal 2017

20-11-2017 Hits:51 Inforkom

Dalam rangka perayaan Natal Jemaat tahun 2017, akan diselenggarakan kegiatan-kegiatan sbb: BAKTI SOSIAL – Pengobatan Gratis dan Pasar murah Sembako. Hari /tgl   ...

Latihan Paduan Suara Anak Gita Marga Mul…

20-05-2017 Hits:257 Pelayanan Anak

Setelah mengikuti lomba Pesparawi anak GPIB di Jakarta tanggal 24-26 Maret 2017, maka kegiatan latihan PSA Gita Marga Mulya Yunior...

Latihan Paduan Suara Pelkat Gerakan Pemu…

25-07-2015 Hits:765 Gerakan Pemuda

Dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 15.00 di Gereja Marga Mulya.

Latihan Paduan Suara Pelkat PKP

12-07-2014 Hits:1494 Persekutuan Kaum Perempuan

Dilaksanakan setiap hari Kamis pkl. 13.00 di Gereja Marga Mulya. Pengurus Pelkat PKP mengundang Ibu-Ibu untuk hadir dalam latihan ini.

Monarki

Monarki, berasal dari bahasa Yunani monos (μονος) yang berarti satu, dan archein (αρχειν) yang berarti pemerintah.

Monarki merupakan sejenis pemerintahan yang dipimpin oleh seorang penguasa monarki. Monarki atau sistem pemerintahan kerajaan adalah sistem tertua di dunia. Pada awal kurun ke-19, terdapat lebih 900 tahta kerajaan di dunia, tetapi menurun menjadi 240 dalam abad ke-20. Sedangkan pada dekade kedelapan abad ke-20, hanya 40 takhta saja yang masih ada. Dari jumlah tersebut, hanya empat negara mempunyai penguasa monarki yang mutlak dan selebihnya terbatas kepada sistem konstitusi.

Perbedaan di antara penguasa monarki dengan presiden sebagai kepala negara adalah penguasa monarki menjadi kepala negara sepanjang hayatnya, sedangkan presiden biasanya memegang jabatan ini untuk jangka waktu tertentu. Namun dalam negara-negara federasi seperti Malaysia, penguasa monarki atau Yang dipertuan Agung hanya berkuasa selama 5 tahun dan akan digantikan dengan penguasa monarki dari negeri lain dalam persekutuan. Pada zaman sekarang, konsep monarki mutlak hampir tidak ada lagi dan kebanyakannya adalah monarki konstitusional, yaitu penguasa monarki yang dibatasi kekuasaannya oleh konstitusi.

Monarki demokratis berbeda dengan konsep penguasa monarki yang sebenarnya. Pada kebiasaannya penguasa monarki itu akan mewarisi tahtanya. Tetapi dalam sistem monarki demokratis, tahta penguasa monarki akan bergilir-gilir di kalangan beberapa sultan. Malaysia misalnya, mengamalkan kedua sistem yaitu kerajaan konstitusional serta monarki demokratis.

Bagi kebanyakan negara, penguasa monarki merupakan simbol kesinambungan serta kedaulatan negara tersebut. Selain itu, penguasa monarki biasanya ketua agama serta panglima besar angkatan bersenjata sebuah negara. Contohnya di Malaysia, Yang dipertuan Agung merupakan ketua agama Islam, sedangkan di Britania Raya dan negara di bawah naungannya, Ratu Elizabeth II adalah ketua agama Kristen Anglikan. Meskipun demikian, pada masa sekarang ini biasanya peran sebagai ketua agama tersebut adalah bersifat simbolis saja.

Selain penguasa monarki, terdapat beberapa jenis kepala pemerintahan yang mempunyai bidang kekuasaan yang lebih luas seperti Maharaja dan Khalifah.

Sumber

Arsip

Pengguna baru

  • jewelltm4
  • Milaniacify
  • Robertspilk
  • Kevincag
  • Davidvon

Login Form

Minggu Advent

advent

Masa Advent dirayakan selama 4 minggu sebelum Natal. Masa ini disebut “Masa Persiapan Menyambut Kedatangan Yesus Kristus”.

Warna Dasar : Ungu Muda 

Arti : 

Simbol Salib-Jangkar dipergunakan oleh orang Kristen mula-mula yang tinggal di Katakombe-katakombe. Sebenarnya simbol ini merupakan warisan bangsa Mesir kuno, namun di kemudian hari ia menjadi simbol universal yang menunjuk pada penantian yang penuh pengharapan. Pengharapan adalah sauh (jangkar) yang kuat bagi jiwa kita. Dengan pengharapan dan iman, orang percaya tetap menantikan kedatangan Yesus Kristus, sebab Dia akan datang untuk membebaskan orang percaya dari segala penderitaan yang mereka alami. Simbol ini berganti pada tanggal 25 Desember.